Langsung ke konten utama

Postingan

Sektor Logam Indonesia Kembali Menarik di 2026: Dari Tahun Terdalam Menuju Earnings Inflection

  Setelah melewati tahun 2025 yang penuh tekanan, sektor logam (metals) Indonesia kembali masuk radar investor di awal 2026. Data terbaru menunjukkan perubahan sentimen yang cukup signifikan, didorong oleh rebound harga komoditas, pergeseran fokus pasar ke risiko pasokan, serta membaiknya visibilitas laba ke depan. 2025: Tahun Transisi yang Berat Tahun 2025 dapat disebut sebagai tahun terendah bagi sektor logam Indonesia. Beberapa faktor utama yang menekan kinerja sektor antara lain: Siklus capex besar di industri hilirisasi yang belum sepenuhnya menghasilkan arus kas. Biaya pendanaan tinggi , seiring kondisi likuiditas global yang ketat. Oversupply nikel , yang menekan harga dan margin smelter. Risiko operasional , mulai dari cuaca, logistik, kapasitas tailing, hingga pengawasan kepatuhan regulasi. Akibatnya, pasar lebih fokus pada masalah eksekusi jangka pendek dibanding potensi struktural jangka panjang. Awal 2026: Sentimen Berbalik Cepat Memasuki 2026, nada pasar beruba...
Postingan terbaru

Dan Zanger: Dari Trader Gagal ke Legenda Market. Pelajaran Paling Mahal tentang Price, Volume, dan Disiplin

Di dunia trading, banyak orang mencari indikator baru, strategi rahasia, atau “saham gorengan berikutnya”. Namun kisah  Dan Zanger  justru membuktikan hal sebaliknya  uang besar tidak datang dari prediksi, tapi dari disiplin mengikuti harga dan volume. Dan Zanger dikenal sebagai trader yang berhasil mengubah sekitar  $10.000 menjadi lebih dari $42 juta dalam waktu kurang dari dua tahun  — sebuah pencapaian yang  diverifikasi independen dan dipublikasikan oleh Investor’s Business Daily (IBD) . Bukan mitos. Bukan klaim marketing. Lalu, apa yang sebenarnya ia lakukan? Awal yang Tidak Indah bertahun-tahun Rugi Sebelum dikenal dunia, Dan Zanger adalah contoh klasik trader ritel seperti konsisten  kehilangan uan g, Trading berbasis emosi, Entry acak tanpa struktur, Terlalu sering trading (overtrading), Lebih banyak berharap daripada mengikuti data. Ini adalah fase yang dialami  mayoritas trader pemula . Bukan karena mereka bodoh, tapi karena  merek...

Belajar Keuangan, Risiko, dan Siklus Ekonomi dalam Bisnis

Banyak bisnis gagal bukan karena produknya buruk, tetapi karena salah memahami uang, risiko, dan siklus ekonomi . Memahami dasar keuangan dan ekonomi bukan hanya untuk investor. ini fondasi wajib bagi pebisnis modern . Kami merangkum konsep inti yang perlu Anda kuasai agar bisa Mengambil keputusan bisnis lebih rasional, Menilai investasi dengan benar, Bertahan di berbagai kondisi ekonomi.  Konsep Dasar Keuangan Time Value of Money (Nilai Waktu Uang) Uang hari ini lebih berharga daripada uang di masa depan. Alasannya bisa diinvestasikan dan menghasilkan bunga, Inflasi menggerus daya beli, Rp100 juta hari ini tidak sama dengan Rp100 juta 5 tahun lagi. Return on Investment (ROI) ROI mengukur efisiensi investasi  (Nilai Sekarang – Biaya) / Biaya ROI membantu membandingkan peluang bisnis, namun tidak memperhitungkan faktor waktu , sehingga harus dikombinasikan dengan analisis lain. Compound Interest (Bunga Berbunga) Bunga berbunga adalah kekuatan terbesar dalam keuangan ...