Fed Balance Sheet adalah laporan keuangan resmi dari bank sentral Amerika Serikat, yaitu Federal Reserve System (disingkat Fed). Laporan ini menunjukkan aset dan kewajiban Fed pada akhir periode tertentu, yang mencakup semua transaksi keuangan yang terkait dengan operasi pasar terbuka dan kebijakan moneter. Fed Balance Sheet terdiri dari dua bagian utama, yaitu aset dan kewajiban.
Aset dari Fed Balance Sheet mencakup berbagai jenis surat berharga, seperti Treasury bonds dan mortgage-backed securities, serta kredit yang diberikan kepada bank-bank. Selain itu, Fed juga memegang cadangan emas dan aset lainnya seperti bangunan dan tanah. Fed membeli aset-aset tersebut untuk meningkatkan pasokan uang dalam perekonomian, sekaligus mempengaruhi suku bunga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Kewajiban dari Fed Balance Sheet mencakup hutang bank sentral kepada bank-bank komersial dan lembaga-lembaga keuangan lainnya. Selain itu, Fed juga memiliki kewajiban untuk membayar bunga atas aset-asetnya, dan melakukan transfer keuntungan ke Departemen Keuangan Amerika Serikat.
Fed Balance Sheet digunakan sebagai indikator penting dalam mengukur kebijakan moneter yang diambil oleh bank sentral. Sebagai contoh, jika Fed membeli lebih banyak obligasi pemerintah, maka akan meningkatkan ukuran aset di balance sheet-nya, yang dapat menghasilkan peningkatan pasokan uang dan mendorong suku bunga turun. Sebaliknya, jika Fed menjual obligasi, maka ukuran aset balance sheet akan menurun dan dapat mempengaruhi penawaran uang dan suku bunga naik.
Pemantauan dan analisis terhadap Fed Balance Sheet sangat penting bagi investor dan ekonom dalam memahami arah kebijakan moneter dan mengantisipasi pergerakan pasar keuangan. Fed secara rutin merilis data mengenai balance sheet-nya, sehingga investor dapat memonitor perubahan-perubahan yang terjadi dan membuat keputusan investasi yang lebih baik.
Follow channel telegram Rikopedia untuk dapat update analisa seputar investasi dan trading saham klik (disini)