Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2025

Hasil kinerja laba bersih perusahaan tahun 2024 dibandingkan dengan ekspektasi konsensus Analyst

  Hasil kinerja laba bersih perusahaan tahun 2024 dibandingkan dengan ekspektasi konsensus Analyst 28.9% di atas konsensus (ABOVE), 36.8% di bawah konsensus (BELOW), 34.2% sesuai ekspektasi (IN-LINE). Artinya lebih banyak perusahaan yang kinerjanya di bawah konsensus analyst ya. Analyst juga menurunkan proyeksi pertumbuhan  laba bersih (EPS growth) 2025 menjadi 4.5% dari sebelumnya 6.5%,  karena hasil FY24 lebih lemah dari ekspektasi. 5 faktor utama penggerak pasar saham 1. Earnings ✅ 2. Likuiditas  3. Valuasi  4. Suku bunga 5. Sentimen

Proyeksi perubahan suku bunga acuan global hingga akhir 2026 data dari J.P. Morgan

  Proyeksi perubahan suku bunga acuan global hingga akhir 2026 data dari J.P. Morgan Tren Global:  Suku bunga global diproyeksikan menurun secara bertahap hingga 2026. Negara Maju (Developed):  AS Tidak ada perubahan signifikan di Q1 2025, tapi diperkirakan mulai turun secara bertahap pada akhir 2025 dan 2026.  The Fed dan ECB  dalam fase transisi dari hawkish menuju netral/dovish membuka ruang untuk penurunan suku bunga di 2025. Bank of Japan (BoJ)  diperkirakan akan mulai menaikkan suku bunga secara bertahap, keluar dari kebijakan moneter ultra longgar.  Emerging Markets:  Penurunan terbesar terjadi di  EM High Yield  (misal: Argentina, Nigeria, dll), dengan proyeksi pemangkasan hingga -352 bps sampai akhir 2026.  EM Asia  dan  China  memiliki proyeksi penurunan lebih moderat. 5 faktor utama penggerak market 1. Earnings  2. Likuiditas  3. Valuasi  4.  Suku bunga  ✅ 5. Sentimen

Goldman Sachs : Apakah Kita Sedang Mengulang Gelembung Teknologi tahun 2000?

Goldman Sachs : Apakah Kita Sedang Mengulang Gelembung Teknologi tahun 2000? Perbedaan Tahun 2000 vs 2025 menurut goldman sachs Pada tahun 2000: Valuasi super ekstrem (P/E Nasdaq lebih dari 200x), Banyak perusahaan tanpa pendapatan nyata, Kapitalisasi pasar tumbuh lebih cepat dari fundamental Tapi sekarang, tahun 2025: Raksasa seperti Apple, Microsoft, Nvidia, dan Amazon punya laba besar dan model bisnis matang, Adopsi teknologi AI memang cepat, tapi didorong oleh kebutuhan nyata dan pertumbuhan pendapatan, Kapitalisasi besar, tapi masih sejalan dengan profitabilitas Saham “Magnificent Seven” telah turun lebih dari 20% dari puncaknya. Goldman sachs  menegaskan bahwa pasar teknologi saat ini  tidak sama dengan gelembung tahun 2000 . Apa itu “Magnificent Seven”? Kumpulan saham raksasa teknologi yang mendominasi kapitalisasi pasar AS: Apple, Microsoft, Amazon, Nvidia, Meta, Google (Alphabet), dan Tesla. Gelembung yang pecah bisa menyeret pasar saham global, Tetapi goldman sachs s...